Fiction/Fiksi

#NovemberRomance Event: Day 02 – killing? :)

Tajam. Jagdkommando ini tajam, tajam sekali. Serta mematikan. Hanya dengan satu kali tusukan, ia pasti berhasil untuk membunuh tiap-tiap target dengan pisau spiral bermata tiga ini secara sempurna. Tusukan yang dihasilkan oleh pisau tersebut, akan menyebabkan luka berbentuk lubang yang sangat parah, dan akan membutuhkan puluhan dokter bedah untuk menjahitnya—itu pun jika berhasil. Maka, di… Continue reading #NovemberRomance Event: Day 02 – killing? 🙂

Fiction/Fiksi

#NovemberRomance Event: Day 01 – black guitar

“Nanti malam, jam delapan, kutunggu di puncak bukit, ya, dan bawa bekal.” “Hah?” “Bawa saja. Dan kutunggu di puncak bukit.” Itu isi percakapan ia dan Deidara siang tadi. Maka di sinilah si gadis sekarang, sedang duduk di atas bentang tikar dengan beberapa makanan dan minuman yang terhidang, di puncak bukit dengan langit cerah penuh akan… Continue reading #NovemberRomance Event: Day 01 – black guitar

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: [prompt: Sandwriting] Day 27 – name on the beach

“Oi.” “…” “Hei.” “…” “Sayang.” “Apa sih! Berisik!” Si gadis menghardik. “Kita sudah tiga jam di sini.” “Memangnya kenapa? Nggak suka? Pulang sana!” Si gadis menghardik, lagi. “Well, daritadi kau melarangku pulang, kaubilang aku jahat.” “Berisik, berisik! Bwee!” Kali ini, si gadis menjulurkan lidah. “Jadi,” “Apa?” “Mau sampai kapan kau menuliskan namaku di atas pasir-pasir… Continue reading #Noctober2017 Challenge: [prompt: Sandwriting] Day 27 – name on the beach

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: [prompt: Out of The Sea] Day 21 – stop

Halo, Sayang. Matamu sembab lagi. Cerita apa yang kaubawa hari ini? Masihkah satu cerita yang sama? Melihat jemari-jemari mungil itu menggenggam batu karang-batu karang yang sama, lagi. Aku tak begitu lihai menduga, tetapi aku cukup percaya diri dengan intelegensiku, maka biarkan aku menebak, lagi. Kau baru saja pergi ke laut, benar? Kemudian membawa jejak-jejak sedu… Continue reading #Noctober2017 Challenge: [prompt: Out of The Sea] Day 21 – stop

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: [prompt: Confetti] Day 09 – one more hope

Namaku, Sang Pengagum Rahasia. Hari ini, aku baru saja mendatangi sebuah pesta besar, besar sekali. Ada banyak hal yang bisa kutemui di sana; termasuk di dalamnya kue-kue atau balon-balon perayaan. Namun, ada satu yang paling kusukai. Konfeti. Kamu tahu konfeti? Kertas-kertas kecil penuh warna, yang ditaburkan secara abstrak, untuk melesapkan nuansa-nuansa monokrom yang ada. Tebar-tebar… Continue reading #Noctober2017 Challenge: [prompt: Confetti] Day 09 – one more hope

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: [prompt: Watching You Leave] Day 08 – laut

Satu tahun terakhir ini, laut menjadi tempat terfavorit yang si gadis datangi paling tidak tiga kali dalam seminggu. Apalagi jika laut sedang cerah, si gadis pasti akan melakukan segala cara agar ia bisa menyempatkan diri untuk datang ke sini. Seperti hari ini. Hari ini, semesta sedang cerah, cerah sekali. Tak ada satu gumpal putih pun… Continue reading #Noctober2017 Challenge: [prompt: Watching You Leave] Day 08 – laut

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: [prompt: Undercover] Day 07 – surprise

“Sampai nanti, Deidara.” Gadis itu turun dari mobil, mengulum seulas senyum paling manis, yang ia berikan hanya untuk si terkasih. Manik beningnya ikut tersenyum, kala ia menatap iris langit Deidara melalui kaca jendela yang diturunkan. Senyum itu semakin lebar, seiring dengan mengeratnya barang-barang yang ia dekap; satu polybag dari butik ternama, satu buket besar mawar… Continue reading #Noctober2017 Challenge: [prompt: Undercover] Day 07 – surprise