Fiction/Fiksi

#SoulscapeDecember2017 Event: [prompt: phone calls] Day 02 – a sweet silly thing

warning(s): AU!Indonesia, bahasa semi-baku. “Ini nggak ada sinyal karena hujan tiap hari, atau hapenya tenggelem di kubangan becek? Etapi kalo gak ada sinyal, gak bakal ada nada sambung juga, ya. Idih.” Gadis itu manyun, menggerutu entah untuk yang keberapa kalinya dalam tiga jam terakhir, sembari memandangi layar ponsel dengan satu nama tertera di layar, tetapi… Continue reading #SoulscapeDecember2017 Event: [prompt: phone calls] Day 02 – a sweet silly thing

Fiction/Fiksi

#NovemberRomance Event: Day 02 – killing? :)

Tajam. Jagdkommando ini tajam, tajam sekali. Serta mematikan. Hanya dengan satu kali tusukan, ia pasti berhasil untuk membunuh tiap-tiap target dengan pisau spiral bermata tiga ini secara sempurna. Tusukan yang dihasilkan oleh pisau tersebut, akan menyebabkan luka berbentuk lubang yang sangat parah, dan akan membutuhkan puluhan dokter bedah untuk menjahitnya—itu pun jika berhasil. Maka, di… Continue reading #NovemberRomance Event: Day 02 – killing? 🙂

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: [prompt: Sandwriting] Day 27 – name on the beach

“Oi.” “…” “Hei.” “…” “Sayang.” “Apa sih! Berisik!” Si gadis menghardik. “Kita sudah tiga jam di sini.” “Memangnya kenapa? Nggak suka? Pulang sana!” Si gadis menghardik, lagi. “Well, daritadi kau melarangku pulang, kaubilang aku jahat.” “Berisik, berisik! Bwee!” Kali ini, si gadis menjulurkan lidah. “Jadi,” “Apa?” “Mau sampai kapan kau menuliskan namaku di atas pasir-pasir… Continue reading #Noctober2017 Challenge: [prompt: Sandwriting] Day 27 – name on the beach

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: Day 05 [prompt: Who Needs Money?] – love is not money

“Well, apa perlu kutambahkan TNT lagi? Kurasa yang satu ini sama sekali belum sempurna.” Jarum jam pada dinding sudah menunjukkan pukul satu dinihari, tapi iris langit Deidara masih mengatensi lamat-lamat bahan peledak setengah jadi yang tengah teronggok manis di atas meja kerjanya; satu meja berbahan jati yang cukup besar dan sama sekali tak bisa disebut… Continue reading #Noctober2017 Challenge: Day 05 [prompt: Who Needs Money?] – love is not money

Fiction/Fiksi

#NulisRandom2017 Challenge: Day 20 – comic

“Hei.” “…” “Oi.” “…” “Astaga sedang membaca apa, sih?” GREB. “HEI!” Si gadis menghardik dengan cepat, ketika sebuah buku di tangannya diambil paksa. Buku komik. Yang sudah dibaca si gadis sejak hampir satu jam yang lalu. “Jadi, kau membaca ini sampai berhenti membersihkan kamar?” “Aku tidak berhenti! Aku cuma membacanya sebentar sekalian merapikan lemari buku!”… Continue reading #NulisRandom2017 Challenge: Day 20 – comic

Fiction/Fiksi

#NulisRandom2017 Challenge: Day 17 – jerk

Satu lingkaran. Dua lingkaran. Tiga lingkaran. Empat lingkaran. Lima lingkaran. Lima lingkaran. Seulas senyum pahit terlukis di wajah si gadis. Pancar iris bening si gadis sama kelamnya dengan langit malam tanpa satu pun rasi bintang. Ia pandangi lingkaran-lingkaran tersebut. Lingkaran-lingkaran yang mengelilingi tiap-tiap tanggal di kalender. Dan lingkaran kelima adalah hari ini. 5 Mei. Hari… Continue reading #NulisRandom2017 Challenge: Day 17 – jerk

Fiction/Fiksi

#NulisRandom2017 Challenge: Day 15 – assignment

“Oi.” “…” “Hei.” “…” “Sayang.” “Berisik, Deidara! Pergi sana!” Si gadis mendelik. Tajam. Kalau tatapan bisa membunuh, mungkin Deidara sudah mati dalam lima detik. Deidara mengernyit. “Astaga apa salahku, sih?” Ia mengujar, sembari duduk bersila di atas ranjang, mengatensi si gadis di kursi. Si gadis menghentikan segala aktivitas, mengabaikan laptop di depan, lalu berputar dengan… Continue reading #NulisRandom2017 Challenge: Day 15 – assignment