Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: [prompt: Out of The Sea] Day 21 – stop

Halo, Sayang. Matamu sembab lagi. Cerita apa yang kaubawa hari ini? Masihkah satu cerita yang sama? Melihat jemari-jemari mungil itu menggenggam batu karang-batu karang yang sama, lagi. Aku tak begitu lihai menduga, tetapi aku cukup percaya diri dengan intelegensiku, maka biarkan aku menebak, lagi. Kau baru saja pergi ke laut, benar? Kemudian membawa jejak-jejak sedu… Continue reading #Noctober2017 Challenge: [prompt: Out of The Sea] Day 21 – stop

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: Day 04 [prompt: Rainy Day] – langit

Ini sudah hari kesepuluh, tapi sang langit masih saja menangis. Bahkan semesta tak memberinya sedikit pun petunjuk kenapa rintik-rintik ini terus berguyur; menggerus atap-atap dengan sadis. Menggerus hati si gadis menjadi serpih-serpih yang tak pernah mencapai kulminasi; tetap statis. “Aku hanya pergi empat hari. Tunggu saja di sini sampai aku kembali.” Itu yang Deidara ujarkan… Continue reading #Noctober2017 Challenge: Day 04 [prompt: Rainy Day] – langit

Fiction/Fiksi

#NulisRandom2017 Challenge: Day 8 – biru langit

Langit itu biru. Mata Deidara juga biru. Biru langit. Satu warna yang begitu mengadiksi, satu warna yang selalu menciptakan damai-damai kasih, ketenangan yang penuh akan afeksi, bagi siapa pun yang memberi atensi lebih. Pun bagi si gadis, yang tengah memandangi horizon tertinggi, sembari berharap kembalinya si terkasih. Si gadis mengukir senyum kecil. Rasanya sudah lama… Continue reading #NulisRandom2017 Challenge: Day 8 – biru langit