Fiction/Fiksi

it hurts to see you like that

Hai, aku Whisky. Aku masih kucing jantan berbulu putih, abu-abu, dan hitam dengan ekor panjang. Masih berasal dari ras maine coon. Dan masih menjadi peliharaan kesayangan kakakku. Yang selalu ada di sisinya. Sampai kapan pun. Ini adalah hari keduabelas kulihat kakakku mengurung diri dalam kamarnya. Ia masih sama. Ia masih tak berubah. Ia masih selalu… Continue reading it hurts to see you like that

Fiction/Fiksi

i will always be there for you

Hai, namaku Whisky. Terdengar seperti salah satu jenis minuman anggur? Ah, banyak yang berkata demikian. Aku seekor kucing jantan berbulu putih, abu-abu, dan hitam yang berbulu lebat serta berekor panjang. Umurku sudah tujuh tahun dan aku adalah salah satu yang berasal dari ras maine coon. Yap. Panjang tubuhku memang mencapai satu meter, kalau itu yang… Continue reading i will always be there for you

Fiction/Fiksi

hurt

Kaupejamkan kedua matamu. Kauhela napasmu. Merasa lelah dengan semua ini. Kau ingin menangis. Namun kau cukup paham kau sulit untuk melakukannya. Entahlah. Netramu sering kali tak ingin—atau mungkin memang tak mampu, untuk meluncurkan likuid bening pelega segalanya. Seharusnya memang menjadi pelega. Jika likuid itu benar-benar terluncurkan. Ini semua salahnya. Dia bersalah, kautahu itu. Dia melakukan… Continue reading hurt

Fiction/Fiksi

please, don’t go.

Bagaimana? Apakah semuanya berjalan dengan lancar? Apakah semuanya berjalan sesuai dengan rencana? Kau menggeleng. Tidak, katamu. Rencana-rencanamu gagal. Hanya satu yang berhasil—nyaris berhasil. Kau terduduk di pinggir area. Otak dan pikiranmu bergelut. Harus kuapakan lagi ini? Begitu pikirmu. Kautahu kau harus menyelesaikannya. Hal ini seharusnya mudah kalau tak ada pecundang yang mengacau. Harusnya, pria tua… Continue reading please, don’t go.