Fiction/Fiksi

konstelasi semesta, konstelasi asa

disclaimer: Naruto belongs to Masashi Kishimoto, The Myth of Tomorrow belongs to Tarou Okamoto, but this story is purely mine. warning(s): AU, typo(s), drabble(s).   don’t like? don’t read. selamat membaca 😉 . untukmu, di hari spesialmu, selamat ulang tahun, Deidara. . . konstelasi semesta, konstelasi asa . . [karena setiap orang mempunyai batasnya masing-masing, tak peduli seberapa besar kuat yang… Continue reading konstelasi semesta, konstelasi asa

Fiction/Fiksi

#FebWithFlowers Event: Day 03 – voice mail

Senin, 01 Januari 20XX. Tut … Tut … Tut … Klik. “Halo, ini Deidara. Aku sedang tidak ada di tempat. Tinggalkan saja pesanmu setelah nada berikut.” Pip. “Selamat tahun baru, ya. Kembang api malam ini banyak sekali, lebih banyak dari biasanya. Tentu kaulihat juga, ‘kan? Mustahil sekali seorang Deidara melewatkan pertunjukan kembang api. Dasar kau… Continue reading #FebWithFlowers Event: Day 03 – voice mail

Fiction/Fiksi

#JanuaryProsody Event: Day 24 – unforgiven

“Maaf.” Katamu sesaat sebelum kaupergi, tanpa peduli bagaimana perasaanku, lalu tak pernah kembali. Mungkin, mungkin kaupikir, satu kata itu bisa menyelesaikan segalanya. Mungkin, mungkin kaukira, satu kata itu bisa menghapuskan seluruh kesalahan-kesalahanmu padaku. Mungkin, mungkin kau berharap, satu kata itu, bisa membuatku melupakan semua kesalahanmu. (Tidak, tidak bisa. Aku tidak bisa memaafkanmu). (Kau egois). Kesalahanmu,… Continue reading #JanuaryProsody Event: Day 24 – unforgiven

Fiction/Fiksi

#NovemberRomance Event: Day 27 – graduation

“Congratulations, Dear!” “Ya ampun, Sayaaang! Selamat, ya!” “Eww, akhirnya kau sampai di sini, Nak!” “Cumlaude, ya? Selamat, selamat!” “Wisuda juga, ya, Sayang! Selamat menjadi sarjana!” Hiruk-pikuk di pekarangan dan aula utama universitas tampak seperti tak akan pernah berakhir sejak tadi siang; padahal sore sudah hampir tiba. Ucapan-ucapan tersebut hanyalah beberapa dari banyaknya ucapan yang didapat… Continue reading #NovemberRomance Event: Day 27 – graduation

Fiction/Fiksi

#NovemberRomance Event: Day 21 – books

“Deidara.” “Hmm?” “Kembalikan bukuku.” “Tidak.” “Kembalikan.” “Ti-dak.” “…” “Hehe.” “… KEMBALIKAN BUKUKU, SINI!” GREB! “O-oi—” “Terakhir kali kaupegang bukuku, semuanya berakhir menjadi abu! Ini akan jadi yang kesepuluh kalau tidak kuambil!” “Well, aku suka desain cover-nya.” Memeluk erat satu buah ensiklopedia tebal, si gadis menaut iris langit Deidara lekat-lekat, memberi tatap-tatap tertajam yang mampu ia… Continue reading #NovemberRomance Event: Day 21 – books

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: [prompt: Out of The Sea] Day 21 – stop

Halo, Sayang. Matamu sembab lagi. Cerita apa yang kaubawa hari ini? Masihkah satu cerita yang sama? Melihat jemari-jemari mungil itu menggenggam batu karang-batu karang yang sama, lagi. Aku tak begitu lihai menduga, tetapi aku cukup percaya diri dengan intelegensiku, maka biarkan aku menebak, lagi. Kau baru saja pergi ke laut, benar? Kemudian membawa jejak-jejak sedu… Continue reading #Noctober2017 Challenge: [prompt: Out of The Sea] Day 21 – stop

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: Day 04 [prompt: Rainy Day] – langit

Ini sudah hari kesepuluh, tapi sang langit masih saja menangis. Bahkan semesta tak memberinya sedikit pun petunjuk kenapa rintik-rintik ini terus berguyur; menggerus atap-atap dengan sadis. Menggerus hati si gadis menjadi serpih-serpih yang tak pernah mencapai kulminasi; tetap statis. “Aku hanya pergi empat hari. Tunggu saja di sini sampai aku kembali.” Itu yang Deidara ujarkan… Continue reading #Noctober2017 Challenge: Day 04 [prompt: Rainy Day] – langit