Fiction/Fiksi

konstelasi semesta, konstelasi asa

disclaimer: Naruto belongs to Masashi Kishimoto, The Myth of Tomorrow belongs to Tarou Okamoto, but this story is purely mine. warning(s): AU, typo(s), drabble(s).   don’t like? don’t read. selamat membaca 😉 . untukmu, di hari spesialmu, selamat ulang tahun, Deidara. . . konstelasi semesta, konstelasi asa . . [karena setiap orang mempunyai batasnya masing-masing, tak peduli seberapa besar kuat yang… Continue reading konstelasi semesta, konstelasi asa

Fiction/Fiksi

#FebWithFlowers Event: Day 03 – voice mail

Senin, 01 Januari 20XX. Tut … Tut … Tut … Klik. “Halo, ini Deidara. Aku sedang tidak ada di tempat. Tinggalkan saja pesanmu setelah nada berikut.” Pip. “Selamat tahun baru, ya. Kembang api malam ini banyak sekali, lebih banyak dari biasanya. Tentu kaulihat juga, ‘kan? Mustahil sekali seorang Deidara melewatkan pertunjukan kembang api. Dasar kau… Continue reading #FebWithFlowers Event: Day 03 – voice mail

Fiction/Fiksi

#JanuaryProsody Event: Day 24 – unforgiven

“Maaf.” Katamu sesaat sebelum kaupergi, tanpa peduli bagaimana perasaanku, lalu tak pernah kembali. Mungkin, mungkin kaupikir, satu kata itu bisa menyelesaikan segalanya. Mungkin, mungkin kaukira, satu kata itu bisa menghapuskan seluruh kesalahan-kesalahanmu padaku. Mungkin, mungkin kau berharap, satu kata itu, bisa membuatku melupakan semua kesalahanmu. (Tidak, tidak bisa. Aku tidak bisa memaafkanmu). (Kau egois). Kesalahanmu,… Continue reading #JanuaryProsody Event: Day 24 – unforgiven

Fiction/Fiksi

#JanuaryProsody Event: Day 07 – you are my favorite object

Crek. Crek. Crek. Crek— “Oi.” “Y-Ya?!” “Mau sampai kapan kau memotretku, hm?” Kau bertanya dengan alis terangkat. “A-aku tidak memotretmu!” Aku menjawab dengan terbata satu kali. “Oh ya? Sini, biar kulihat kameramu.” Kau mengujar, sembari melangkah mendekatiku. “Nggak boleh! Ini privasi, ya!” Aku menghardik dengan refleks, menyembunyikan kamera di balik badan. “Aku semakin yakin bahwa… Continue reading #JanuaryProsody Event: Day 07 – you are my favorite object

Fiction/Fiksi

#JanuaryProsody Event: Day 03 – please, comeback

Deidara❤ +815532064xxx   Calling …     Klik. “Halo?” Seulas senyum mengembang, di sini. “Deidara!” Seuntai tawa berderai, dari seberang sana. “Astaga, segitu bahagianya?” Senyum lebar mengembang lagi, di sini. “Tentu saja, Deidara!” “Nah, ada apa menelepon?” Ada tawa berderai lagi, di sini. “Memangnya, menelepon harus ada tujuan?” “Hmm, bagaimana kalau aku bilang harus?” Gerutuan… Continue reading #JanuaryProsody Event: Day 03 – please, comeback

Fiction/Fiksi

#JanuaryProsody Event: Day 02 – Beautiful … Life?

Hei, adakah orang yang tak menyukai kembang api? Bunga api penuh akan konstelasi warna tanpa batas; merah, jingga, kuning, hijau, ungu, biru, dan lain sebagainya. Semua orang menyukai warna. Apalagi kembang api yang penuh akan tumpuk-tumpuk warna. Melihat lautan warna pada kelamnya langit malam, akan menimbulkan percik-percik kebahagiaan tersendiri. Seperti malam ini. “Yang ini, akan… Continue reading #JanuaryProsody Event: Day 02 – Beautiful … Life?

Fiction/Fiksi

#SoulscapeDecember2017 Event: Day 31 – an infinite happiness

untuk mengisi halaman terakhir pada buku 2017. “Oi.” “Apa?” “Menikah denganku, ya.” “…” Dua mata berkedip beberapa kali. “… HAH?!” Bibir kecil bergetar. “A-APA, DEIDARA?! COBA ULANG?!” Gadis itu terperanjat, beranjak dengan cepat dari duduknya, tanpa sadar menjatuhkan semua yang tengah ia pegang; termasuk kamera yang sudah siap untuk mengambil potret luncuran kembang api. Ia… Continue reading #SoulscapeDecember2017 Event: Day 31 – an infinite happiness