Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: [prompt: Watching You Leave] Day 08 – laut

Satu tahun terakhir ini, laut menjadi tempat terfavorit yang si gadis datangi paling tidak tiga kali dalam seminggu. Apalagi jika laut sedang cerah, si gadis pasti akan melakukan segala cara agar ia bisa menyempatkan diri untuk datang ke sini. Seperti hari ini. Hari ini, semesta sedang cerah, cerah sekali. Tak ada satu gumpal putih pun… Continue reading #Noctober2017 Challenge: [prompt: Watching You Leave] Day 08 – laut

Fiction/Fiksi

#Noctober2017 Challenge: Day 04 [prompt: Rainy Day] – langit

Ini sudah hari kesepuluh, tapi sang langit masih saja menangis. Bahkan semesta tak memberinya sedikit pun petunjuk kenapa rintik-rintik ini terus berguyur; menggerus atap-atap dengan sadis. Menggerus hati si gadis menjadi serpih-serpih yang tak pernah mencapai kulminasi; tetap statis. “Aku hanya pergi empat hari. Tunggu saja di sini sampai aku kembali.” Itu yang Deidara ujarkan… Continue reading #Noctober2017 Challenge: Day 04 [prompt: Rainy Day] – langit

Fiction/Fiksi

#JumblingJuly2017 Challenge: Day 1 [rasa takut] – constellation

Malam ini, langit cerah sekali. Sang langit memenuhi diri dengan konstelasi-konstelasi gemintang yang infiniti. Pun dengan sang bulan yang menggantung indah bak mentari, tapi di malam hari. Si gadis mendongak, demi memandangi cakrawala penuh bintik-bintik sinar. Satu senyum terukir di bibir si gadis. Ada kehangatan yang mendalam saat tumpuk-tumpuk gemintang itu memenuhi mata beningnya. Mengagumi… Continue reading #JumblingJuly2017 Challenge: Day 1 [rasa takut] – constellation

Fiction/Fiksi

#NulisRandom2017 Challenge: Day 16 – river

Gray selalu menyukai malam. Apalagi tepi sungai yang diapit dengan langit malam, serta dipadati oleh gugus-gugus gemintang. Gray juga menyukai kemilau-kemilau cahaya membentuk spektrum-spektrum terstruktur statis yang terpancar dari lampu-lampu kota. Sampai hari itu tiba. Ketika kehidupan Juvia Lockser terenggut, tepat di tepi sungai, tepi sungai tempat pertama kali jerit-jerit “Gray-sama! Gray-samaa!” yang sarat akan… Continue reading #NulisRandom2017 Challenge: Day 16 – river

Fiction/Fiksi

#NulisRandom2017 Challenge: Day 14 – memilih

“Oi, Sakura. Besok siang, ikut aku ke pameran di museum, ya. Ada beberapa karya seniku yang dipamerkan di sana.” “Sakura-chaan! Besok siang, ikut aku ke restoran yang baru dibuka itu, ya! Ada beberapa menu ramen spesial di sana.” Sakura menghela napas panjang, kemudian melemparkan dirinya di atas ranjang. Ia pejamkan mata, ketika dua ujaran itu… Continue reading #NulisRandom2017 Challenge: Day 14 – memilih

Fiction/Fiksi

#NulisRandom2017 Challenge: Day 13 – sebuah kebenaran

“Kaitou KID berhasil ditangkap! KID ditangkap saat—” KLIK. “Akhirnya, kepolisian menemukan kejayaannya! Kaitou KID sudah dilumpuhkan! Penangkapan terjad—” KLIK. “Kemenangan berhasil diraih! Kaitou KID akhirnya tertangkap! Dengan ini, eksekus—” KLIK— PRAKK! Segera setelah mematikan televisi, Aoko melempar remote ke arah dinding hingga benda itu hancur berantakan. Kedua tangannya terkepal erat, geram-geram dari bibirnya terdengar. Entah… Continue reading #NulisRandom2017 Challenge: Day 13 – sebuah kebenaran

Fiction/Fiksi

#NulisRandom2017 Challenge: Day 12 – matahari

Sinar mentari itu hangat, apalagi mentari pagi, yang memberi kehangatan tak tertandingi. Namun bagi Lucy, senyum lebar Natsu setiap pagi jauh lebih hangat. Sinar mentari itu indah, apalagi mentari pagi, spektrum-spektrum cahayanya tak pernah gagal memberi kecerahan hati. Namun bagi Lucy, sapa ceria Natsu setiap pagi jauh lebih berhasil untuk memberi kecerahan hati. Ada satu… Continue reading #NulisRandom2017 Challenge: Day 12 – matahari